Saturday, 28 October 2017




PelangiQQasia , Jakarta - Pilkada Jawa Barat akan dimulai Januari 2018. Mesin partai politik mulai bekerja, begitu juga bakal calon. Suhu politik pun memanas.

Partai politik mulai berlomba-lomba meminang bakal calon pasangannya. Mereka secara terbuka mendeklarasikan bakal calonnya.

Mendekati akhir 2017, dua partai Islam pun mulai terang-terangan memperkenalkan bakal calon pasangannya untuk Pilkada Jabar 2018. Keduanya adalah PKB dan PPP, yang menyokong Ridwan Kamil.

Dukungan tiga partai ini pun membuat Ridwan Kamil mesem-mesem. Syarat maju sebagai calon gubernur sudah terpenuhi. Dengan gabungan Partai Nasdem, PKB, dan PPP, maka Ridwan Kamil sudah mengantongi 21 suara.

Belum lagi hasil sejumlah survei, yang menyebutkan tingkat elektabilitas pria yang akrab disapa Kang Emil itu menempati urutan teratas.

Tapi Ridwan Kamil tak mau jemawa. Sebab, dukungan partai hanya baru sekadar syarat dia maju di Pilkada Jabar 2018.

"Saya enggak mau takabur, saya ngaca diri. Survei itu hanya satu referensi, yang benar kan kinerja ya, hasil kerja politik kan?" kata dia kepada Liputan6.com jelang acara talk show Buka Talks di SCTV Tower, Senayan, Jakarta, Kamis 26 Oktober 2017.

Bagi Ridwan Kamil, kerja nyata lah kunci kemenangan di Pilkada Jabar. Seperti turun ke bawah untuk meraih suara dukungan masyarakat Jabar.

"Membangun jaringan, kepala desa saya galang, guru ngaji saya galang, tokoh ormas dan sebagianya," dia mencontohkan.


1 dari 4 halaman
Drama Partai Golkar

Selang beberapa hari kemudian, Partai Golkar memulai drama. Partai pimpinan Setya Novanto itu membuat kejutan, dengan menyatakan dukungan kepada Ridwan Kamil sebagai cagub di Pilkada Jabar 2018.

Golkar lebih memilih calon di luar partai, ketimbang menyokong kader di Jabar, Dedi Mulyadi yang kini menjabat Bupati Purwakarta.

Golkar menyandingkan kader mudanya Daniel Muttaqin Syafruddin dengan Ridwan Kamil, sebagai bakal calon wakil gubernur Jabar. Daniel kini bekerja sebagai anggota Komisi V DPR RI, dari daerah pemilihan (dapil) Indramayu, Jabar.

Daniel adalah putra dari tokoh sekaligus politikus Partai Golkar Indramayu, Irianto MS Syafiuddin dan Anna Sophanah yang kini menjabat Bupati Indramayu.

Daniel pernah aktif di Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), dan menjabat sebagai Komisaris Utama di PT Cimanuk Cemerlang dan PT Fajar Primaswara.

Sekjen Partai Golkar Idrus Marham mengatakan alasan dukungan kepada pasangan Ridwan Kamil-Daniel Muttaqin. Pertama, keputusan ini berdasarkan kajian mendalam di internal partai.

Alasan kedua, Golkar telah mempertimbangkan hasil survei dan menyelaraskan keinginan partai, agar memenangkan Pilkada Jabar 2018.

"Sesuai hasil rapat tim pilkada pusat, maka DPP Partai Golkar telah menetapkan calon gubernur adalah saudara Ridwan Kamil, dan saudara Daniel Muttaqin sebagai calon wakil gubernur untuk Pilkada Jawa Barat," ujar Idrus di kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Jumat 27 Oktober 2017.

Idrus juga menyebutkan partainya sudah berdiskusi secara internal, perihal Ketua DPD Golkar Jabar Dedi Mulyadi, yang sudah lama ancang-ancang akan maju Pilkada Jabar.

"Ketua harian sudah melakukan komunikasi dengan saudara Dedi, untuk memberikan penjelasan segera, setelah kita melakukan konsultasi dengan ketua umum," kata dia

Sementara, alasan Golkar memilih Daniel, karena dia merupakan kader muda yang berprestasi di Partai Beringin.

"Daniel Muttaqien adalah seorang kader dari anak muda dan juga punya prestasi, punya kerja-kerja politik yang sangat luar biasa, sehingga kami memproyeksikan akan mendapat respons yang baik tidak hanya di kelompok politisi, masyarakat, tetapi juga di kelompok kaum muda," tandas Idrus.

Dukungan pada Ridwan Kamil seakan menegaskan perpecahan di internal Partai Golkar belum tuntas. Bahkan, elite Golkar seperti Nurul Arifin pun terkejut mendengar kabar itu.

Ketua Bidang Media dan Penggalangan Opini Partai Golkar itu sempat menelepon Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Idrus Marham, untuk mengkonfirmasi kebenaran berita yang sudah beredar di media tersebut.

"Iya sebenarnya sih saya berharap masih ada perubahan. Tetapi ternyata setelah saya konfirmasi, Pak Sekjen sudah melakukan press conference yang menyatakan, rekomendasi Partai Golkar ke Ridwan Kamil sebagai calon Gubernur dan Daniel Muttaqien sebagai calon Wakil Gubernur," ujar Nurul usai Safari Budaya di Kelurahan Antapani, Kota Bandung, Jumat 27 Oktober malam.

Keputusan tersebut, menurut Nurul, tidak sesuai harapannya sebagai pengurus DPP Partai Golkar. Menurut dia, kader internal harus tetap diutamakan untuk menghadapi kontestasi politik.

Apalagi, kata Nurul, sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Dedi Mulyadi dianggap berhasil menaikkan elektabilitas partai berlambang pohon beringin tersebut.

Sementara, Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Jawa I DPP Partai Golkar Agun Gunandjar Sudarsa mengatakan, rekomendasi yang diberikan partainya kepada Ridwan Kamil dan Daniel Muttaqien belum final.

Agun menyebut, berbagai kemungkinan masih terjadi sebelum penetapan pasangan calon yang didaftarkan ke Komisi Pemilihan Umum Jawa Barat.

"Masih ada kemungkinan-kemungkinan, karena (rekomendasi) yang kemarin disampaikan itu bukan dokumen yang secara definitif akan disampaikan ke KPU Jawa Barat," ungkap Agun saat dikonfirmasi, Sabtu 28 Oktober 2017.

Bagi Dedi Mulyadi sendiri, drama politik di partainya seperti sambaran petir, meski sebelumnya sudah ada selentingan partainya akan mendukung Kang Emil.

Dedi kaget. Dia tak mau memberikan komentar banyak soal dukungan Golkar pada Ridwan Kamil. Dia baru bersedia memberi tanggapan pada Senin 30 Oktober mendatang.

"Mau nanya itu ya (Ridwan Kamil-Muttaqien). Senin saya konferensi pers," ucap Dedi kepada Liputan6.com, Jumat 27 Oktober 2017.

Dedi Mulyadi juga enggan mengomentari namanya tidak disebut. Dia malah berkelakar.

"Kalau sekarang tanggung mau ngomong. Besok sudah Sabtu, Minggu. Wacananya bukan politik, wacana rekreasi. Senin aja," Dedi Mulyadi menambahkan.






- Hanya Dengan Deposit 25.000 ribu

- Raih Kemenangan Bermain nya ^_^

- Mudah Menangnya & Banjir Hadiahnya 

No comments:

Post a Comment

Jasad Tanpa Kepala Bersabuk Lambang TNI Hebohkan Warga Deli Serdang

Ratupelangi.net - Penemuan jasad tanpa kepala di Desa Namorube Julu, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, meng...